Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menemukan Ketenangan di Atas Awan: Panduan Lengkap Camping di Bukit Nangreu Galunggung Tasikmalaya
Advertisement . Scroll to see content

Kejari Kota Tasikmalaya Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Smart City, Kerugian Negara Rp460 Juta

Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:08 WIB
  • author Heru Rukanda
Kejari Kota Tasikmalaya Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Smart City, Kerugian Negara Rp460 Juta
Kejari Kota Tasikmalaya Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Smart City, Kerugian Negara Rp460 Juta. (Foto: Istimewa)

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasikmalaya melakukan penahanan terhadap 2 tersangka dugaan tindak pidana korupsi smart city, Selasa (16/8/2022). Kedua tersangka tersebut yakni Rd Ahmat Taufik dan Pupu Fuad Lutfi.  

Tersangka Rd Ahmad Taufik merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya. Sedangkan tersangka Pupu Fuad Lutfi adalah pihak ketiga.

Kepala Kejari Kota Tasikmalaya Fajaruddin mengatakan, kasus tindak pidana korupsi tersebut terjadi pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Tasikmalaya pada 2017 lalu dalam kegiatan jasa konsultasi pengembangan model aplikasi Tasikmalaya smart city klaster pendidikan dan klaster kesehatan.

“Kasus ini sudah selesai tahap pemeriksaannya dan hari ini kita dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Lapas Kebon Waru, Bandung,” kata Fajaruddin.

Menurutnya, perkara dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan kedua tersangka menimbulkan kerugian negara sebesar Rp460 juta.

“Modusnya itu konsultasi yang fiktif. Jadi seakan-akan konsultan itu dibuat dengan menggunakan orang lain, tapi pada kenyataannya dikerjakan sendiri. Artinya tidak ada pekerjaannya, jasa konsultasi yang fiktif,” ujarnya.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut