Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Politik Uang dan Hukum Menerima Sogokan Pemilu dalam Perspektif Islam
Advertisement . Scroll to see content

Dulu Dianggap Syirik, Para Mantan Napiter di Tasikmalaya Sadar itu Salah dan Siap Ikuti Pemilu 2024

Senin, 27 November 2023 | 14:37 WIB
  • author Firman Suryaman
Dulu Dianggap Syirik, Para Mantan Napiter di Tasikmalaya Sadar itu Salah dan Siap Ikuti Pemilu 2024
Dulu Dianggap Syirik, Para Mantan Napiter di Tasikmalaya Sadar itu Salah dan Siap Ikuti Pemilu 2024. Foto: iNewsTasikmalaya.id/Firman Suryaman

"Kami menganggapnya sebagai perbuatan syirik. Tapi setelah banyak melakukan literasi ilmu agama, ternyata faham kami itu salah," ujar Ustad Gilang.

Istad Gilang dan Anton mengaku siap mengikuti Pemilu 2024, termasuk juga mantan napiter lainnya.

"Beberapa kali ajang Pemilu kami lewati karena menganggap perbuatan syirik. Jadi sekarang yang pertama kali ikut," ujar Anton sambil tersenyum.

Ia optimistis para mantan napiter di Yayasan Ansorul Islam yang berjumlah 31 orang akan menggunakan haknya sebagai pemilih pada Pemilu 2024.

"Saya merasa yakin para mantan napiter dari Yayasan Ansorul Islam akan melaksanakan pencoblosan pada waktunya nanti," tandas Anton.

Ia pun mengimbau, ikhwan-ikhwan yang masih memiliki satu faham yakni faham radikal, segera berfikir jernih membukan literatur lain. Jangan terfokus pada satu literatur yang mengajarkan faham radikalisme.

Menurut Anton, banyak literatur yang bisa membuka hati kita bahwa faham agama itu tidak seperti yang kita anut dulu. Agama sebenarnya tidak mengajarkan faham radikalisme. 

"Mari kita menjadi bagian dari bangsa Indonesia, dengan mendaftarkan diri sebagai pemilih. Sekaligus itu menjaga Pemilu 2024 berjalan aman, damai dan lancar," kata Anton.

 

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut