get app
inews
Aa Read Next : Juru Parkir di Pasar Andir Garut Ditangkap Polisi, Curi Perhiasan Emas Senilai Rp27 Juta

Seorang Ayah di Garut Tega Setubuhi Anak Kandungnya yang Masih Remaja hingga Hamil 5 Bulan

Senin, 27 Juni 2022 | 18:45 WIB
header img
Seorang Ayah di Garut Tega Setubuhi Anak Kandungnya yang Masih Remaja hingga Hamil 5 Bulan. (Foto: iNewsGarut.id/Fani Ferdiansyah)

GARUT, iNewsTasikmalaya.id – Seorang ayah di Kabupaten Garut tega menyetubuhi anak kandungnya hingga hamil 5 bulan. Perbuatan tersangka berinisial AR (42) dilakukan sejak Januari 2022.

Aksi bejat tersangka baru terbongkar setelah salah seorang keluarga melihat ada perubhan pada tubuh korban. Perut remaja berusia 15 tahun tersebut nampak membuncit dan setelah diperiksa ternyata sedang mengandung.

“Setelah ditanyai lebih jauh, korban mengaku bahwa dirinya disetububi oleh ayah kandungnya,” ujar Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono di Mapolres Garut, Senin (27/6/2022).

Kapolres menyebut, usia kandungan korban saat ini berjalan 5 bulan. Persetubuhan ayah ke kandungnya tersebut berlangsung sejak Januari 2022.

Setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di wilayah Cisompet, Kabupaten Garut.  

"Tersangka mengaku berbuat cabul dan menyetubuhi anaknya sejak Januari lalu. Korban disetubuhi sebanyak 6 kali,” ucapnya.

Menurut Kapolres Garut, tersangka menjalankan aksinya setiap pukul 01.30 atau 02.00 WIB disaat anak-anaknya yang lain, yakni dua adik korban tertidur lelap.

"Korban menyadari bahwa tersangka adalah ayahnya. Karena takut, korban diam," kata kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 76 D juncto Pasal 81 ayat (1), (2) dan (3), dan atau 76 E juncto Pasal 82 ayat (1) dan ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2014 perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Polisi juga menjeratnya dengan Pasal 81 ayat (1) juncto Pasal 82 ayat (2) UU RI Nomor 17 tahun 2016 perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 ayat (1) KUH Pidana.

"Ancaman hukumannya 15 tahun penjara dengan denda sebanyak Rp5 miliar," pungkasnya.

Editor : Asep Juhariyono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut