10 Pemuda di Kota Banjar Terlibat Narkoba, HMI: Pemerintah Jangan Tutup Mata
BANJAR, iNewsTasikmalaya.id - Kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Banjar kembali menjadi sorotan setelah terungkapnya keterlibatan 10 pemuda dalam aktivitas tersebut.
Hal ini memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Banjar, yang menyoroti penurunan moral remaja di wilayah tersebut.
Ketua HMI Cabang Banjar, Rio Julian Rustandi mendesak pemerintah untuk tidak menutup mata terhadap permasalahan ini dan segera mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan generasi muda.
Menurut laporan, kasus ini mencerminkan tren peningkatan penyalahgunaan narkoba di Kota Banjar, yang diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pergaulan dan tekanan ekonomi.

"Kami menekankan pentingnya peran semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan, untuk bersama-sama mengatasi akar permasalahan ini. Kita harus bersama-sama selamatkan generasi muda," katanya, Kamis (17/4/2025).
Pemerintah diharapkan dapat memperkuat program pencegahan dan rehabilitasi, serta meningkatkan pengawasan terhadap peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Selain itu, HMI juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan generasi muda, agar mereka tidak terjerumus ke dalam lingkaran gelap narkoba.
"Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga moral dan masa depan generasi muda," pungkasnya.
Editor : Asep Juhariyono