“Banyak memang yang mengaku-ngaku para normal, ahli spiritual, dukun dan lainnya, tapi menipu,” ujar Mbah Gareng, Kamis (17/3/2022).
Menurutnya, banyak metode yang dilakukan orang untuk menipu, bisa dari trik, ada juga yang sekadar jualan kata-kata dan juga penampilan.
“Modus pelaku kejahatan itu terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Misalnya ada penipuan penggandaan uang dengan media kotak, kalau triknya dibongkar belum tentunya juga pelakunya berhenti, ada kemungkinan muncul modus lain penggandaan uang tanpa media kotak,” kata dia.
Mbah Gareng menjelaskan, pada dasarnya kebanyakan korban penipuan berkedok paranormal adalah orang tidak tahu mana spiritual mana supranatural.
“Sekarang itu yang perlu diperhatikan bagaimana menyadarkan masyarakat agar tidak tertipu atau pun yang sudah tertipu oleh orang-orang yang ngaku-ngaku sebagai para normal,” tuturnya.
Editor : Asep Juhariyono