Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Puluhan Pelajar SMKN di Cipatujah Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Keruk Lumpur di Kolam Ikan, Warga Tasikmalaya Temukan Mortir Peninggalan Belanda

Rabu, 28 Agustus 2024 | 08:26 WIB
  • author Indra Sanjaya
Keruk Lumpur di Kolam Ikan, Warga Tasikmalaya Temukan Mortir Peninggalan Belanda
Keruk Lumpur di Kolam Ikan, Warga Tasikmalaya Temukan Mortir Peninggalan Belanda. Foto: dok. Polsek Pancatengah

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id - Warga Kampung Cibuntu Dua, Desa Buniasih, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, digegerkan oleh penemuan sebuah mortir yang terkubur di dasar kolam ikan pada Selasa (27/8/2024). 

Mortir tersebut ditemukan oleh Suryana (50), seorang warga setempat, saat ia tengah mengeruk lumpur di kolamnya.

Mortir dengan ukuran panjang sekitar 42 cm dan diameter 10 cm itu awalnya disangka potongan kayu oleh Suryana.

Namun, setelah diperiksa lebih dekat, ternyata benda tersebut adalah sebuah besi yang diduga merupakan mortir peninggalan masa penjajahan Belanda.

"Benar, tadi ada laporan dari warga mengenai penemuan mortir di kolam ikan yang langsung kami terima di Polsek Pancatengah," ungkap  Kabag Ops Polres Tasikmalaya Kompol Glatiko Nagiewanto, Selasa (27/8/2024).

Setelah menemukan mortir tersebut, Suryana segera melaporkannya kepada Pemerintah Desa setempat.

Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Pancatengah bersama dengan tim Gegana Brimob Polda Jabar segera turun ke lokasi untuk mensterilkan area dan memasang garis polisi demi keamanan.

"Setelah menerima laporan, kami segera mensterilkan lokasi penemuan mortir dan memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan tim Gegana Brimob Polda Jabar untuk langkah selanjutnya," tambah Kompol Glatiko.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut