Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Kali Diundur, Peluncuran Makan Bergizi Gratis di Kota Banjar pada 17 Februari 2025
Advertisement . Scroll to see content

SMKN Manonjaya Gelar Gebyar Inovasi Teknologi Mobil Listrik Ramah Lingkungan

Senin, 06 Desember 2021 | 05:55 WIB
  • author Asep Juhariyono
SMKN Manonjaya Gelar Gebyar Inovasi Teknologi Mobil Listrik Ramah Lingkungan
SMKN Manonjaya Gelar Gebyar Inovasi Teknologi Mobil Listrik Ramah Lingkungan. (Foto: iNewsTasikmalaya.id/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA, iNews.id – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Manonjaya gelar gebyar inovasi teknologi mobil listrik, Minggu (5/12/2021). 

Gebyar inovasi teknologi dilaksanakan di SMKN Manonjaya dengan materi yang disampaikan motor dan mobil listrik, jaringan internet gerbang desa, aplikasi layanan desa juara, dan modul pembelajaran birokrasi desa. 

Kepala SMKN Manonjaya Junjun Nugraha mengatakan, gebyar inovasi teknologi ini merupakan inovasi dari sekolah yang diperkenalkan kepada masyarakat. 

“Ini adalah bagaimana inovasi kami diperkenalkan kepada masyarakat yaitu dengan melalui Gebyar inovasi teknologi yang salah satunya tadi sampaikan bahwa ada mobil listrik dan motor hybrid,” ujar Junjun.

Kata dia, di samping itu ada juga aplikasi layanan desa untuk pembelajaran tentang lokasi desa dan mengenalkan kepada masyarakat serta warga sekitar pendidikan maupun kepada pemerintah.

“SMK Negeri Manonjaya itu melakukan inovasi-inovasi untuk mendukung adaptasi terhadap era mobil listrik atau tenaga listrik maupun terhadap era teknologi informasi yang semakin berkembang ke depan,” ucapnya. 

Menurut Junjun, saat ini pihaknya konsen terhadap pengembangan pembuatan mobil listrik. Untuk membangun dan merakit mobil listrik dibutuhkan biaya sekitar Rp65 juta. 

“Kalau untuk waktu butuh sekitar 3 bulan. Itu juga kepotong dengan kegiatan lain,” ungkapnya. 

Jujun menyebut, dalam pengerjaan mobil listrik di sekolahnya dilakukan oleh para guru dan murid secara kerjasama. Jika fokus dalam pengerjaannya, setidaknya butuh waktu sekitar sebulan untuk membangun mobil listrik. 

“Di erat digitalisasi maupun komputerisasi ini, kami berusaha menyiapkan sumber daya manusia khususnya anak-anak didik agar paham tentang mobil listrik sehingga nanti bisa merawatnya dan memperbaikinya. 

Ini tentunya akan menjadi lada pekerjaan ke depannya,” kata dia. 

Junjun berharap timnya terus berinovasi dan menggali pengetahuan tentang mobil listrik sehingga ke depan SMKN Manonjaya menjadi sekolah unggulan, istimewa dan memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut