Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sidak RSUD Kawali, Bupati Ciamis: Dokter Wajib Tepat Waktu, Semua Pasien Harus Dilayani Setara
Advertisement . Scroll to see content

Gawat! Tim Gabungan Temukan Produk Mengandung Babi saat Sidak Disejumlah Minimarket di Kota Tasik

Kamis, 24 April 2025 | 15:56 WIB
  • author Kristian
Gawat! Tim Gabungan Temukan Produk Mengandung Babi saat Sidak Disejumlah Minimarket di Kota Tasik
WakilWali Kota Tasikmalaya, Diki Chandra menunjukkan salah satu produk yang mengandung babi saat sidak sejumlah minimarket di Kota Tasikmalaya. Kamis (24/4/2025) siang. Foto: Istimewa

"Sudah menemukan yang sepertinya sebetulnya sudah dilakukan retur oleh pihak minimarket. Tapi masih adpengiriman, tidak papa yang penting kan memang sudah tidak boleh diperjual belikan karena sudah ditolak," ujar Diky.

Menurut Diky, langkag ini dinilai sangat penting, untuk menjamin keamanan konsumen, khususnya umat Islam yang secara agama dilarang mengonsumsi produk mengandung babi.

"Yang jelas ini kita lihat baru tiga unsur, unsur pertama kesehatan, makanya BPOM melarang. Dari pandang sudut agama ini juga akan bagi mayoritas mulsim tentunya ini sangat mencederai. Mudah-mudahan hal hal semacam ini tidak terjadi lagi," harap Diky.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Rahmat Sutarman, yang ikut terlibat dalam sidak tersebut menerangkan, bahwa masih terdapat produk bersertifikat halal yang mengandung bereadar di Kota Tasikmalaya.

"Tapi menurut manajemen bahwa itu suah diberitahukan oleh pimpinan pusat untuk tidak dijual. Dan menurut mereka ketika dicek di kasir juga dari administrasi itu sudah menutup, sudah tidak dijual lagi. Sayangnya masih terpampang, ada barusan satu prodak namanya marshmallow, sekarang sudah ditarik dan tidak diedarkan," pungkas Rahmat.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut