Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sidokkes Polres Banjar Pastikan Makanan Bergizi untuk Ribuan Pelajar Aman Dikonsumsi
Advertisement . Scroll to see content

Kantor Kemenag Kota Banjar Dihiasai Lampion Imlek Tuai Polemik

Jum'at, 24 Januari 2025 | 20:05 WIB
  • author Budiana Martin
Kantor Kemenag Kota Banjar Dihiasai Lampion Imlek Tuai Polemik
Kantor Kemenag Kota Banjar Dihiasai Lampion Imlek Tuai Polemik. Foto: Istimewa

BANJAR, iNewsTasikmalaya.id – Dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2576, ornamen khas perayaan ini, seperti lampion dan dekorasi merah emas, dipasang di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar dan Pusat Layanan Haji dan Umrah.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Surat No. B-270/SJ/BIX/KP.02/01/2025. Pemasangan ornamen ini dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi agama yang merayakan Imlek.

Namun, keputusan tersebut menuai respons beragam. Sebagian pihak memuji inisiatif ini sebagai langkah memperkuat toleransi antar umat beragama, sementara lainnya menganggapnya berlebihan dan kontroversial.

Aktivis Forum Banjar Al-Muktabar Reborn, Zaenal Arifin, mengkritik pemasangan ornamen Imlek di kantor kemenag. Ia menyebutnya sebagai tindakan yang melampaui batas. Menurutnya, hal ini bertentangan dengan ajaran Islam yang tidak mengakui kebenaran agama lain.

“Ini adalah bentuk propaganda yang mengarah pada pengokohan konsep Islam sekuler. Islam mengajarkan toleransi, tetapi tidak dalam hal keimanan atau tauhid. Dalam hal ini, pemasangan ornamen dianggap dapat menyesatkan umat,” tegas Zaenal.

Sebaliknya, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Banjar, Rio Julian Rustandi Putra, justru melihat pemasangan ornamen Imlek sebagai upaya nyata memperkuat keharmonisan dalam keragaman.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan konsep Islam Rahmatan Lil ‘Alamin yang mengajarkan umat Islam untuk membawa kedamaian bagi semua makhluk, tanpa memandang perbedaan agama atau budaya.

“Ini adalah simbol nyata dari toleransi yang seharusnya diapresiasi. Islam mengajarkan kita untuk hidup berdampingan secara damai, dan pemasangan ornamen ini merupakan manifestasi dari nilai-nilai itu,” ujar Rio.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut