Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dinkes dan TP PKK Ciamis Edukasi Siswa soal PHBS dan Gizi untuk Lawan Stunting
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Stunting di Kota Banjar Menurun Signifikan

Minggu, 01 September 2024 | 21:39 WIB
  • author Budiana Martin
Kasus Stunting di Kota Banjar Menurun Signifikan
Kasus Stunting di Kota Banjar Menurun Signifikan. Foto: Istimewa

BANJAR, iNewsTasikmalaya.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, Saefuddin, mengungkapkan bahwa kasus stunting di Kota Banjar mengalami penurunan yang signifikan.

 Hal ini berdasarkan data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2024.

"Jumlah balita yang mengalami stunting dari Januari hingga Juli 2024 menunjukkan tren penurunan," ujar Saefuddin saat dihubungi, Minggu (1/9/2024).

Menurut data tersebut, sepanjang periode Januari hingga Juli 2024, tercatat ada 739 kasus stunting di Kota Banjar.

Dari empat kecamatan di Kota Banjar, Kecamatan Pataruman dan Langensari mencatat angka tertinggi.

"Di Kecamatan Pataruman, terdapat 267 balita yang mengalami stunting, sementara di Langensari ada 233 balita. Adapun di Kecamatan Banjar dan Purwaharja masing-masing terdapat 174 balita," jelasnya.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut