Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sidokkes Polres Banjar Pastikan Makanan Bergizi untuk Ribuan Pelajar Aman Dikonsumsi
Advertisement . Scroll to see content

Ramai Rencana Pemotongan TPP ASN di Kota Banjar, Ini Kata BPKPD

Kamis, 16 Mei 2024 | 08:28 WIB
  • author Budiana Martin
Ramai Rencana Pemotongan TPP ASN di Kota Banjar, Ini Kata BPKPD
Ramai Rencana Pemotongan TPP ASN di Kota Banjar, Ini Kata BPKPD. Foto: iNewsCiamisRaya.id/Budiana Martin

Ia mengajak semua pihak untuk mengawal wacana pemotongan ini apakah sudah menjadi regulasi atau belum. "Semoga belum terjadi. Kami berharap, jika mungkin, jangan sampai terjadi," tambahnya.

"Tentu kita memahami bahwa menyeimbangkan kondisi defisit ini tidak mudah. Solusi tanpa meminjam patut dikawal dan diapresiasi. Namun, menutup defisit dengan memotong TPP ASN bukan pilihan tepat dari perspektif kami," sambungnya.

Sulyanati menilai bahwa tren pemotongan TPP menjadi hal yang umum dan itu kembali kepada kebijakan daerah. Ini menyangkut hak hidup para ASN di Kota Banjar.

ASN akan lebih bersemangat dan disiplin jika TPP tidak dipotong. Solusi pemotongan ini nantinya akan menimbulkan persoalan. "Solusi yang kami sampaikan, TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) saya kira lebih tahu tentang anatomi APBD kita. Perhitungannya, jika memotong, akan banyak korban," kata Sulyanati.

Kabar Pemotongan TPP ASN Tidak Benar

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Banjar, Asep Mulyana, menjelaskan bahwa terkait pemotongan TPP masih dalam kajian.

"Itu masih dalam kajian, mudah-mudahan secepatnya ada solusi agar formulasi penghitungannya tidak merugikan semua pihak," ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Banjar, Soni Horison, menjelaskan bahwa kabar pemotongan TPP ASN, Nakes, dan PPPK itu tidak benar.

Ia mengatakan bahwa informasi yang beredar tersebut merupakan kabar tidak benar yang biasa muncul menjelang pemilihan kepala daerah.

"Itu tidak betul, biasanya berita seperti ini muncul menjelang pilkada. Semoga semua saudara di Kota Banjar tetap sehat," ujarnya.

 

 

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut