Payung Geulis Khas Tasikmalaya, Warisan Budaya yang Elegan Jadi Ikon Kota Santri

Selain itu, payung ini juga terkenal karena kerangka bambunya yang kuat dan ringan. Hal ini membuatnya sangat cocok digunakan sebagai pelindung dari panas dan hujan di daerah tropis seperti Tasikmalaya.
Desain ringannya juga memudahkan pengguna untuk membawa payung ini dengan mudah.
Pembuatan Payung Geulis adalah suatu seni yang memerlukan keterampilan dan ketelitian. Proses ini dimulai dengan memilih bambu yang berkualitas tinggi untuk kerangka payung. Bambu dipotong, dibelah, dan dihaluskan dengan tangan.
Selanjutnya, kertas berkualitas tinggi dipotong dan diwarnai dengan motif yang diinginkan. Motif-motif ini sering kali terinspirasi oleh alam sekitar, seperti bunga, daun, dan burung. Setelah itu, kertas ini dilekatkan pada rangka bambu dengan hati-hati.
Proses terakhir adalah penyelesaian payung dengan menambahkan hiasan-hiasan seperti pita warna-warni dan tali untuk pegangan. Hasil akhirnya adalah payung yang cantik, kuat, dan siap digunakan.
Payung Geulis bukan hanya sebuah alat praktis untuk melindungi dari cuaca buruk, tetapi juga merupakan simbol keindahan dan keanggunan.
Di kalangan masyarakat Tasikmalaya, memiliki Payung Geulis adalah sesuatu yang sangat berharga. Payung ini sering kali dihadiahkan dalam berbagai upacara adat seperti pernikahan dan pertunangan sebagai simbol kecantikan dan perlindungan.
Selain itu, Payung Geulis juga memiliki nilai budaya yang mendalam. Pembuatan payung ini telah menjadi tradisi turun temurun di kalangan masyarakat Tasikmalaya.
Proses pembuatannya diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, menjadikannya bagian penting dari warisan budaya lokal.
Meskipun Payung Geulis memiliki tempat yang istimewa dalam budaya Tasikmalaya, sayangnya, tradisi pembuatannya menghadapi tantangan.
Perkembangan teknologi dan perubahan dalam gaya hidup telah mengancam keberlanjutan pembuatan payung ini. Untuk itu, upaya pelestarian dan promosi Payung Geulis menjadi sangat penting.
Beberapa langkah yang dapat diambil untuk pelestarian Payung Geulis antara lain adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang nilai budaya payung ini, mendukung para pengrajin lokal, dan memasarkan produk ini secara lebih luas, termasuk di pasar internasional.
Editor : Asep Juhariyono