Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Politik Jelang Pemungutan Suara Ulang Memanas, Bupati Tasikmalaya Laporkan Wakilnya ke Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Video Preman Pasar Aniaya Pedagang Sayur di Tasikmalaya Ditangkap, Korban Dipukul Gelas Kaca

Minggu, 12 Juni 2022 | 07:16 WIB
  • author Kristian

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id - Preman pasar berinisial DS (26) diringkus petugas Polsek Mangkubumi, Polres Tasikmalaya Kota, lantaran diduga telah menganiaya seorang pedagang sayuran di Pasar Induk Cikurubuk, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. 

Penangkapan terduga pelaku penganiayaan tersebut setelah pihak kepolisian mendapat laporan dari korban atas nama Agung. 

Kapolsek Mangkubumi Iptu Hartono mengatakan, peristiwa dugaan penganiayaan terjadi saat korban sedang membereskan dagangannya di pasar. 

Saat itu, terduga pelaku menghampiri korban dan langsung memukul ke wajah korban dengan menggunakan gelas kaca hingga terjatuh. Warga dan pedagang lainnya yang berada di sekitar lokasi kemudian melerai keduanya.

"Korban dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka sobek di wajah akibat pukulan gelas kaca," ujar Hartono, Jumat (10/6/2022).

Dikatakan dia, terduga pelaku merupakan warga Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Sementara korban warga Desa Deudeul, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya. 

"Korban dan pelaku saling kenal pelaku juga sudah beberapa kali melakukan pemukulan terhadap orang lain," kata kapolsek. 

Menurut Hartono, berdasarkan informasi yang didapatnya, antara terduga pelaku dan korban tidak ada permasalahan apapun. Namun, saat kejadian terduga pelaku dalam pengaruh minuman keras (miras). 

"Terduga pelaku dalam kondisi mabuk. Saat ini sudah kita amankan dan ditahan di Mapolsek Mangkubumi. Pasal yang disangkakan yakni Pasal 351 KUH Pidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," pungkasnya.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest Video

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut