Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Politik Jelang Pemungutan Suara Ulang Memanas, Bupati Tasikmalaya Laporkan Wakilnya ke Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Jadi Korban Investasi Bodong Rugi hingga Ratusan Juta Rupiah, Emak-Emak Lapor Polisi

Jum'at, 14 Februari 2025 | 14:32 WIB
  • author Kristian
Jadi Korban Investasi Bodong Rugi hingga Ratusan Juta Rupiah, Emak-Emak Lapor Polisi
Sejumlah emak-emak muda mendatangi Maplsek Indihiang, Polres Tasikmalaya Kota, untuk melaporkan kasus penipuan invetasi bodong yang mereka alami pada Kamis (13/2/2025) lalu. Foto: istimewa

Dari keterangam terduga pelaku, Aptrian menyebut, investasi tersebut untuk dana pinjaman.

"Jadi korban ada yang menyetor Rp 15 juta sampai ratusan juta rupiah kepada terduga pelaku juga ada. Saya sendiri sudah menyetor hingga Rp 125 juta. Kalau saya uang pribadi, dapat jual mobil," jelasnya.

"Keuntungannya itu oleh pelaku dipinjam lago. Jadi untuk saya pribadi, karena nominalnya nambah terus jadi belum pernah merasakan hasilnya," tambahnya.

Aptrian menyebut, terduga pelaku menyebut investasinya bergerak di bidang simpanan pinjam. "Korban untuk sementara ini jumlahnya ada 42 korban demgan nilai total kerugian lebih dari Rp 600 juta," ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Jajang Kurniawan membenarkan adanya laporan dari sejumlah ibu muda yang menjadi korban investasi bodong.

Saat ini, lanjut Jajang, dugaan penipuan investasi bodong yang menelan kerugian hingga ratusan juta itu tengah ditangani oleh Polres Tasikmalaya Kota.

"Iyah betul kemarin ada yang laporan terkait hal itu, mereka melapor ke Polres Tasikmalaya Kota yang diarahkan dari Polsek Indihiang. Terlebih, korban nya itu ada yang warga Kota dan Kabupaten Tasikmalaya," ujar Jajang, Jumat (14/2/2025) pagi.
 

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut