Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pria di Ciamis Ngamuk dan Bacok Warga, Satu Tewas dan Tiga Luka-Luka
Advertisement . Scroll to see content

Kasus PMK Ditemukan di Ciamis, Disnakan Pastikan Daging Aman Dikonsumsi dengan Proses yang Tepat

Sabtu, 18 Januari 2025 | 09:08 WIB
  • author Febrian Valen
Kasus PMK  Ditemukan di Ciamis, Disnakan Pastikan Daging Aman Dikonsumsi dengan Proses yang Tepat
Satu Kasus PMK Ditemukan di Ciamis, Disnakan Pastikan Daging Aman Dikonsumsi dengan Proses yang Tepat. Foto: Istimewa

CIAMIS, iNewsTasikmalaya.id – Penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali menjadi sorotan di Kabupaten Ciamis setelah dilaporkan satu ekor sapi di Kecamatan Cijeungjing terinfeksi. 

Kasus ini memicu kekhawatiran masyarakat, terutama terkait keamanan konsumsi daging sapi.  

Menanggapi hal tersebut, Kabid Keswan Kesmavet Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Ciamis, Asri Kurni, menegaskan bahwa daging dari ternak yang terjangkit PMK tetap aman dikonsumsi selama diolah dengan benar.  

"Virus PMK tidak menular ke manusia. Daging harus dicuci bersih dan dimasak hingga matang sempurna pada suhu minimal 70°C selama 30 menit untuk memastikan virus mati," jelas Asri, Jumat (17/1/2025).  

Selain itu, Asri menyarankan agar daging dibekukan terlebih dahulu selama beberapa hari sebelum dikonsumsi.

Bagian tubuh yang mengalami lesi, seperti lepuhan di mulut, lidah, kaki, serta organ dalam seperti hati, paru-paru, dan jantung, sebaiknya dibuang untuk mencegah risiko lain. 

Asri mengungkapkan bahwa sapi yang terinfeksi PMK di wilayah Cijeungjing saat ini menunjukkan perkembangan positif.  

"Sapi tersebut telah mengalami pemulihan hingga 80 persen. Dalam beberapa hari ke depan, kami optimis kondisinya akan sepenuhnya sembuh," kata Asri.  

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut