Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Muncikari Prostitusi Online di Tasikmalaya Ditangkap, Termasuk Anak di Bawah Umur
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Korban Lawan Komplotan Ganjal ATM di Tasikmalaya: Jari Tangan Sampai Berdarah

Selasa, 01 Oktober 2024 | 11:21 WIB
  • author Kristian
Cerita Korban Lawan Komplotan Ganjal ATM di Tasikmalaya: Jari Tangan Sampai Berdarah
Cerita Korban Lawan Komplotan Ganjal ATM di Tasikmalaya: Jari Tangan Sampai Berdarah. Foto: iNewsTasikmalaya.id/Kristian

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id – Rida Nurandriani (35) berani melawan komplotan ganjal Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan mengejar mobil pelaku menggunakan sepeda motor. 

Dalam aksinya, Rida terus memepet dan menggedor kaca mobil pelaku hingga jari-jarinya berdarah, dan akhirnya terpaksa menghadang motornya untuk memberhentikan mobil para pelaku.

Kejadian bermula ketika Rida ingin menarik uang tunai di gerai ATM BCA di Minimarket Andulusia, Jalan AH Nasution, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, pada Senin (30/9/2024) petang.

Saat itu, Rida, yang merupakan mantan atlet kickboxing, tidak bisa memasukkan kartunya ke dalam mesin ATM.

"Saat saya ingin menggunakan ATM, ada seorang pria yang sudah berada di sana. Setelah dia selesai, saya mencoba memasukkan kartu, tetapi tetap tidak bisa. Kemudian, pria itu menawarkan bantuan untuk memasukkan kartu saya, dan berhasil. Namun, ternyata kartunya sudah ditukar," jelas Rida saat ditemui di Polsek Mangkubumi pada Senin malam.

Setelah insiden tersebut, Rida diberi tahu oleh kasir minimarket bahwa kejadian serupa sering terjadi di mesin ATM di lokasi itu. Ia segera keluar dan bertanya kepada tukang parkir yang mengarahkan ke mobil pelaku. 

Rida pun mengejar mereka hingga ke depan SPBU dan mengetuk kaca mobil, tetapi pelaku tetap berusaha mengelak. Mereka kemudian membawa Rida kembali ke minimarket untuk memeriksa rekaman CCTV.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut