Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Puluhan Pelajar SMKN di Cipatujah Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Kolaborasi untuk Wujudkan Universal Healthcare Coverage di Kabupaten Tasikmalaya

Sabtu, 17 Agustus 2024 | 15:06 WIB
  • author Heru Rukanda
Kolaborasi untuk Wujudkan Universal Healthcare Coverage di Kabupaten Tasikmalaya
Kolaborasi untuk Wujudkan Universal Healthcare Coverage di Kabupaten Tasikmalaya. Foto: Istimewa

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.idKabupaten Tasikmalaya saat ini masih menghadapi tantangan dalam mencapai Universal Healthcare Coverage (UHC), di mana berdasarkan data per 1 Agustus 2024, cakupan UHC di kabupaten ini baru mencapai 81,67%, masih jauh dari target minimal 95% untuk status UHC. 

Sementara itu, tingkat kepesertaan aktif JKN di Tasikmalaya hanya sebesar 60,79%, jauh di bawah rata-rata nasional yang berada di angka 78,5%. 

Hal inilah yang membuat Kabupaten Tasikmalaya dipilih sebagai proyek percontohan untuk kolaborasi bersama antara Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID).

Sebagai bagian dari program ini, Kemenko PMK telah menandatangani Grant Implementation Agreement (GIA) dengan USAID pada Desember 2023, salah satunya untuk mendukung program USAID CATALYZE Asia Social Protection (ASP). 

Program ini diharapkan mampu mendorong percepatan pencapaian UHC di Kabupaten Tasikmalaya melalui berbagai inisiatif.

Acara kick-off program USAID CATALYZE ASP Indonesia digelar pada 14 Agustus 2024 di Alhambra Hotel & Convention, Tasikmalaya. 

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kemenko PMK, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, BPJS Kesehatan, USAID Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lazismu, serta sejumlah mitra lokal seperti TP PKK dan Yayasan Kitabisa. 

Selain itu, kerja sama dengan sektor swasta juga ditandatangani dengan berbagai pihak seperti Alhambra Hotel & Convention, RSIA Respati, dan Klinik PKU Muhammadiyah. 

Mereka berkomitmen untuk membantu pembayaran tunggakan iuran JKN bagi masyarakat yang belum terdaftar atau menunggak, dihadiri langsung oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Mahlil Ruby.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut