Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Puluhan Pelajar SMKN di Cipatujah Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Perajin Cobek Batu Ukir dari Tasikmalaya, Tetap Bertahan di Era Modern

Selasa, 14 Mei 2024 | 09:28 WIB
  • author Indra Sanjaya
Kisah Perajin Cobek Batu Ukir dari Tasikmalaya, Tetap Bertahan di Era Modern
Kisah Perajin Cobek Batu Ukir dari Tasikmalaya, Tetap Bertahan di Era Modern. Foto: iNewsTasikmalaya.id/Indra Sanjaya

Kerajinan pahat batu ini ia lakoni bersama ayahnya sudah 44 tahun dan turun temurun. Bahkan dulu pernah datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) meninjau langsung proses pemahatan.

"Kalau bapak saya memahat batu itu sejak tahun 1980, pada saat bantu-bantu bapak, saya masih kecil. Istimewanya pahatan di sini bentuknya unik ada yang lonjong seperti buah pepaya, ada yang seperti tomat dan dipercantik dengan ukiran yang menyerupai daun dan tangkai," paparnya.

Untuk harganya pun cukup terjangkau tergantung ukuran besar kecilnya. Konsumen sudah langganan biasanya mereka datang ke sini.

"Untuk cobek ukuran kecil dihargai Rp30 ribu, ukuran sedang Rp100 ribu, dan jumbo jenis dulang Rp500 ribu. Pemasaranya dari Tasikmalaya hingga luar daerah seperti Yogjakarta," pungkasnya.

 

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut