Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Ratusan Warga Geruduk Lokasi Tambang Ilegal di Tasikmalaya
Advertisement . Scroll to see content

Terduga Pelaku Percobaan Pemerkosaan di Tasikmalaya Ternyata ODGJ yang Kabur dari Rumahnya

Kamis, 18 Januari 2024 | 20:05 WIB
  • author Kristian
Terduga Pelaku Percobaan Pemerkosaan di Tasikmalaya Ternyata ODGJ yang Kabur dari Rumahnya
Terduga Pelaku Percobaan Pemerkosaan di Tasikmalaya Ternyata ODGJ yang Kabur dari Rumahnya. Foto: dok iNews.id)

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id – Satuan Reserse Kriminial (Satreskrim) Polres Tasikmalaya memastikan jika terduga pelaku percobaan pemerkosaan bocah SD di wilayah Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Ridwan Budiarta. Berdasarkan keterangan dari keluarga, lanjut Ridwan, bahwa pria tersebut kabur dari rumah beberapa hari lalu.

“Jadi pria ini ternyata pasien gangguan kejiwaan. Itu dipastikan keluarganya dengan bukti surat berobat yang bersangkutan,” ujar AKP Ridwan, Kamis (18/1/2024).

Kasus dugaan pemerkosaan atau tindak asusila terhadap bocah SD berusia tujuh tahun oleh seorang pria di Tasikmalaya ini terjadi pada Rabu (17/1/2024) sore di belakang sekolah korban.

Aksi terduga pelaku diketahui warga yang mendengar teriakan korban meminta tolong. Warga yang kesal dengan ulah pelaku pun menghadiahinya dengan bogem mentah. Pria tersebut pun terpaksa dibawa ke IGD RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya karena mengalami luka-luka.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mengatakan, korban yang saat ini masih duduk di bangku kelas satu sekolah dasar hingga saat ini dalam proses pemulihan psikis.

"Anak yang menjadi korban masih dalam proses pemulihan dan pendampingan. Dengan demikian, sekolahnya tetap aman, kondusif, dan baik-baik saja," kata Ato.

Ia menambahkan, pihaknya belum menemukan indikasi jika korban tidak mengalami kekerasan seksual. “Peristiwa yang terjadi kepada anak ini memang diduga terjadi kekerasan oleh seseorang. Namun, terkait dugaan kekerasan ini, kami belum mengidentifikasi lebih jauh," ucapnya.

 

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut