Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Muncikari Prostitusi Online di Tasikmalaya Ditangkap, Termasuk Anak di Bawah Umur
Advertisement . Scroll to see content

Antrean Panjang Penumpang Terjadi di Stasiun Tasikmalaya Imbas Tabrakan Kereta Api di Bandung

Jum'at, 05 Januari 2024 | 11:00 WIB
  • author Kristian
Antrean Panjang Penumpang Terjadi di Stasiun Tasikmalaya Imbas Tabrakan Kereta Api di Bandung
Antrean Panjang Penumpang Terjadi di Stasiun Tasikmalaya Imbas Tabrakan Kereta Api di Bandung. Foto: iNewsTasikmalaya.id/Kristian

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id - Antrean calon penumpang kereta api tampak mengular di lokasi penukaran tiket di Stasiun Tasikmalaya, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya pada Jumat (5/01/2024) pagi. Mereka mengantre untuk melakukan refund atau pengembalian tiket.

Pengembalian tiket di Stasiun Tasikmalaya ini karena tidak ada pemberangkatan dari Stasiun Tasikmalaya imbas adanya kejadian tabrakan kereta api yang terjadi di Petak Jalan Haurpugur-Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (5/1/2023) pukul 06.03 WIB. 

Sejak pukul 07.00 WIB, para calon penumpang mulai mendatangi Stasiun Tasikmalaya untuk membatalkan pemberangkatannya.

Informasi yang didapatkan di lapangan, bahwa di Stasiun Tasikmalaya tidak ada pemberangkatan. "Tidak ada pemberangkatan, ini tiket semua refun," kata salah seorang penjaga keamanan Stasiun Tasikmalaya. 

Salah seorang calon penumpang asal Kecamatan Cibeureum, Romi Romdoni (31) yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api dari Tasikmalaya ke Bekasi, mengaku sudah mengetahui adanya informasi tabrakan kereta api di Bandung.

"Sebenarnya pas mau berangkat juga tahu. Jadi udah di jalan mau ke sini itu ada WA dari PT KAI nya, memberitahu bahwasanya ada kecelakaan di daerah Cicalengka," kata Romi.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut