Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkab Tasikmalaya Hapus Tunggakan PBB Sejak Juli 2025, Bupati Cecep: Untuk Ringankan Beban Warga
Advertisement . Scroll to see content

Jadi Sarang Maksiat, Ormas Islam Minta Pemkab Tasikmalaya Bongkar Bangunan Bekas Terminal Cilembang

Rabu, 01 November 2023 | 13:28 WIB
  • author Heru Rukanda
Jadi Sarang Maksiat, Ormas Islam Minta Pemkab Tasikmalaya Bongkar Bangunan Bekas Terminal Cilembang
Jadi Sarang Maksiat, Ormas Islam Minta Pemkab Tasikmalaya Bongkar Bangunan Bekas Terminal Cilembang. Foto: iNewsTasikmalaya.id/Asep Juhariyono

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id - Forum Komunikasi Pimpinan Organisasi Masyarakat Islam (Ormas Islam) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya untuk segera membongkar bangunan di bekas Terminal Cilembang di Kota Tasikmalaya.

Bangunan tersebut diduga telah disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, termasuk untuk pemeliharaan dan perdagangan daging anjing, tempat penyimpanan minuman keras (miras), serta kegiatan perjudian, dan prostitusi.

Ormas Islam, yang terdiri dari PCNU, PD Muhammadiyah, PD Persis, dan PD PUI Kabupaten Tasikmalaya, mengirim surat permintaan resmi kepada Bupati Tasikmalaya pada 31 Oktober 2023. 

"Kami, unsur pimpinan Ormas Islam Kabupaten Tasikmalaya, meminta pembongkaran bangunan bekas Terminal Cilembang yang ada di Kota Tasikmalaya. Karena selain laporan dari warga setempat, tempat itu sudah menjadi sarang maksiat oleh orang yang tak bertanggungjawab," ujar Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya Kyai Atam Rustam, kepada wartawan, Selasa (1/11/2023).

Meskipun demikian, Atam mengingatkan seluruh warga muslim dan masyarakat setempat untuk tidak mengambil hukum sendiri dalam menangani permasalahan ini. 

Pemkab dan Pemkot Tasikmalaya serta kepolisian kota dan kabupaten akan menindaklanjuti permasalahan di bekas terminal tersebut.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut