Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Buruan Daftar, Ada Lomba Lagu Pop Indonesia di Plaza Asia Tasikmalaya, Catat Tanggalnya!
Advertisement . Scroll to see content

7 Kota di Indonesia dengan Kualitas Udara Terburuk, Nomor 1 Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif

Rabu, 21 September 2022 | 10:10 WIB
  • author Tati Rukmanah
7 Kota di Indonesia dengan Kualitas Udara Terburuk, Nomor 1 Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif
Kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia. (Foto: Ilustrasi Freepik.com)

Daftar Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia 

1. Jakarta 

Urutan pertama kota yang memiliki kualitas udara buruk di Indonesia adalah Jakarta, dengan kualitas udara yaitu 136. Kualitas udara di Jakarta masuk kategori udara yang tidak sehat untuk kelompok sensitif.

Kota ini menjadi pusat perkantoran sehingga sudah tidak diragukan lagi udara yang dihasilkannya. Jakarta memiliki udara yang cukup buruk karena dipengaruhi oleh berbagai emisi seperti transportasi dan residensial, ataupun sumber regional dari kawasan industri.

2. Kota Depok, Jawa Barat

Kota selanjutnya dengan kualitas udara terburuk adalah Depok, dengan kualitas udara 126. Kualitas udara di Depok yang masuk dalam kategori udara yang tidak sehat untuk kelompok sensitif.  Udara buruk yang dihasilkan oleh Kota Depok disebabkan oleh polusi dari kendaraan serta polusi dari industri. 

3. Kota Medan, Sumatera Utara

Kota Medan menjadi salah satu kota yang memiliki kualitas udara buruk dengan kualitas udara 119.  Banyak penyebab mengapa kota ini memiliki kualitas buruk yaitu terdapat banyaknya kawasan industri dan polusi yang berasal dari kendaraan bermotor.

4. Kota Dumai, Riau 

Kota Dumai memiliki kualitas udara 91 yang masuk ke dalam kategori dengan kualitas udara yang sedang atau tidak terlalu membahayakan. Penyebab Dumai memiliki kualitas udara yang buruk adalah adanya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi. 

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut