Logo Network
Network

VIDEO: Dinkes Kota Tasikmalaya Bentuk Majelis Ad Hoc untuk Ungkap Kasus Bayi Baru Lahir Meninggal

Asep Juhariyono
.
Kamis, 23 November 2023 | 07:49 WIB

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya membentuk Tim Majelis Ad Hoc terkait adanya kasus bayi baru lahir meninggal diduga gegara buruknya pelayanan sebuah klinik

Tim Majelis Ad Hoc ini akan bekerja selama 14 hari ke depan untuk menyelidiki dan menggali informasi terkait kasus tersebut. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan, pembentukan tim ad hoc tersebut diambil setelah rapat internal. 

Uus menjelaskan, pihaknya juga memanggil semua pihak yang bersinggungan dengan kasus tersebut.

"Kita melakukan rapat pembahasan. Kami panggil semua yang memang pernah bersinggungan, dari klinik kita dapatkan kronologinya. dari RSUD dr soekardjo dan RSJK. tadi kita bahas," kata Uus, Selasa (21/11/2023). 

"Hasil dari rapat tadi, saya selaku Kepala Dinas Kesehatan memutuskan untuk membentuk tim adhoc yang berkenaan penegakan disiplin dari pada kinerja nakes, medis, paramedis, dan bidan," sambungnya.

Menurutnya, pada Jumat (17/11/2023) pihaknya menerima keluhan atau aduan secara resmi dari masyarakat yang bayinya meninggal pasca dirawat di salah satu klinik di Kota Tasikmalaya. 

"Kami langsung menindaklanjuti. Hari Senin kita panggil dari pihak klinik untuk meminta konfirmasi berkanaan dengan hal pelayanan yang sudah diberikan. Untuk keluarga kita tangguhkan karena kita memahami karena masih berduka," ujarnya. 

Ia menuturkan, sesuai dengan undang-undang kesehatan yang baru, bahwa tim ad hoc akan bekerja selama 14 hari ke depan. Pembentukan tim ad hoc ini agar ada azas keadilan baik untuk pasien maupun untuk pemberi layanan. 

"Hari ini kita bikinkan SK-nya, saya melaksanakan amanat di undang-undang kesehatan yang baru. Sesuai amanat undang, tim ad hoc punya waktu 14 hari ke depan. Nanti keputusan hasil akhir apa yang terjadi di dalam pelayanan ini. Kita menunggu tim adhoc bekerja. SK-nya kita serahkan hari ini," ungkap Uus. 

Lanjut Uus, terkait ada tidaknya kelalaian dalam pelayanan, pihaknya manunggu hasil kajian-kajian dari tim ad hoc. Kendati demikian, dikatakan Uus, ada keluhan-keluhan yang disampaikan pihak keluarga di mana bayi ini meninggal karena ada kelalaian yang dianggap dilakukan. 

"Memang ada keluhan-keluhan yang disampaikan di mana bayi ini meninggal karena ada kelalaian menurut pasien ini dianggap dilakukan. Namun, apakah ini ada kelalaian atau malpraktik dan lain sebagainya, nanti menunggu hasil tim ad hoc," tuturnya. 

Uu menjelaskan, tim ad hoc ini terdiri dari tenaga profesi, asosiasi pendidik, dan tokoh masyarakat."Kita tunggu hasil kajian tim ad hoc ya untuk hasilnya," tandasnya. 

Editor : Asep Juhariyono

Follow Berita iNews Tasikmalaya di Google News

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.