VIDEO: Reynaldi Pradana Juara Nasional Oneprix Championship 2022 Kelas Expert di Sirkuit Tasikmalaya

Kristian
.
Kamis, 01 Desember 2022 | 22:07 WIB

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id – Reynaldi Pradana (Rere) pebalap tim GMP 29 AHRS VND HDS Racing, raih juara nasional Oneprix Championship 2022 kelas Expert (OP1).

Rere panggilan akrabnya Reynaldi Pradana sudah mengunci gelar juara nasional Oneprix Championship 2022 pada saat race 1 meski hanya finish di posisi 6 dalam balapan yang dilaksanakan di Sirkuit Bukit Peusar Kota Tasikmalaya, Sabtu (26/11/2022).

Gelaran Oneprix Indonesia Motoprix Championship 2022 di Sirkuit Bukit Peusar yang berlangsung selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu (26-27/11/2022) ini merupakan seri penutup dan menghasilkan juara nasional dari kelas Expert, Novice, Rookie, dan Beginer.

“Tahun 2022 kita tutup dengan seri kelima dan menghasilkan empat juara nasional. Alhamdulillah selama di Tasik kami banyak berdiskusi dengan para stakeholder yang terdiri dari pembalap, pemilik tim, dan pemerintah daerah," ujar CEO Oneprix Motosport Manajemen, Arlan Lukman, Minggu (27/11/2022).  

Menatap gelarana balap motor di 2023, lanjut Arlan, pihaknya akan terus berinovasi dengan terobosan-terobosan yang lebih baru. Evaluasi terhadap musim 2022 sudah banyak dan perlahan-lahan akan dibenahi.

“Sederhananya, jika kita sepakat bahwa Oneprix adalah kompetisi nomor satu di Indonesia, artinya standar yang ada harus ditingkatkan. Tahun 2023 kami ingin lebih dekat dengan para fans. Jadi kami berencana tidak hanya menggelar di Pulau Jawa. Mungkin di tahap-tahap awal tidak bisa semua kota di Indonesia. Tetapi kami akan mencoba membuat satu atau dua seri di luar Pulau Jawa,” ucapnya.

“Harapan kami adalah kami bisa lebih dekat dengan fans, baik secara offline maupun online. Jadi kami akan berbenah untuk media sosial, website, maupun mobile apps yang perlahan akan kami mulai telurkan di 2023,” tandasnya.

Balapan pada race pertama kelas Oneprix 1 (Expert) yang berlangsung pada Sabtu (26/11/2022), Aldi Satya Mahendra dari Yamaha Aben Racing Racetech Racertees RCB Proliner Jasti Putra Yamalube Ipone Pirelli KYB mampu menjadi yang terdepan diikuti A M Fadly di posisi kedua dan Aldiaz Aqsal di posisi ketiga.

Sementara itu, Lucky Hendriansya yang digadang-gadang menjadi pesaing Reynaldi Pradhana (Rere) dalam perebutan gelar juara nasional, justru terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balap.


Balapan motor di Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya. Foto: iNewsTasikmalaya.id/Heru Rukanda

Sedangkan di kelas Oneprix 2 (Novice), balapan yang berlangsung di tengah guyuran hujan harus diulang akibat insiden di tikungan pertama pada lap pertama karena licinnya lintasan. Sepanjang balapan, Radeta Arya Kahfi dan Chandra Hermawan terlibat saling overtake, memimpin jauh di posisi depan, meninggalkan pembalap lainnya.

Radeta Arya Kahfi dari Astra Motor Racing Team Yogyakarta akhirnya mampu finish terdepan dari 14 lap yang dipertandingkan, mengungguli Candra Hermawan di posisi kedua. Rekan setim Kahfi, Ahmad Saipullah, finis di posisi ketiga.

Balapan di hari kedua Oneprix Indonesia Motorprix Championship 2022 di Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya yang berlangsung pada Minggu, 27 November 2022 didukung dengan cuaca cerah.

Pada kelas Expert Oneprix 1 yang sebenarnya sudah menghasilkan juara nasional yakni Rere, tapi balapan tetap berlangsung seru. Para pembalap masih memperebutkan podium dan posisi kedua nasional. Balapan dimulai dengan Aldiaz Aqsal, Lucky dan Aldi Satya memimpin di posisi depan.

Aldiaz yang sangat akrab dengan lintasan Sirkuit Bukit Peusar tampil mendominasi jalannya balapan. Pebalap PARD Castya Manahadap Rajawali Pirelli KYB Racing Team itu pun sukses finish di posisi pertama. Diikuti Galang Hendra di posisi kedua dan Aldi Satya di posisi ketiga. 

Hasil ini tentu tidak berpengaruh apa pun bagi Rere meski hanya mampu finish di posisi keenam. Raihan poin Rere dari tim GMP 29 AHRS VND HDS Racing sudah tidak mampu dikejar para pesaing terdekatnya.

“Saya sangat berterima kasih untuk orang tua, tim, teman-teman dan sponsor yang sudah mendukung. Pada balapan kedua saya mencoba bermain aman karena perolehan poin sudah tidak mungkin terkejar," ujar Rere seusai balapan.

"Selain itu juga untuk  menghindari cedera yang berpotensi mengancam nasib saya tahun depan. Juga untuk hemat-hemat mesin. Bagi saya perjalanan selama Oneprix ini penuh perjuangan karena setiap serinya selalu menghadirkan juara yang berbeda. Alhamdulillah selama musim ini saya bisa mengumpulkan poin sehingga hingga menadi juara umum,” imbuhnya.

Balapan kedua kelas Oneprix 2 Novice menjadi penentu bagi dua rider teratas, Dimas Juliatmoko dan Radeta Arya Kahfi untuk merebut gelar juara nasional. Meski begitu, Candra Hermawan berhasil mengamankan finish di posisi terdepan.

Dimas Juliatmoko mengikuti di posisi kedua dan Radeta Arya Kahfi menyelesaikan balapan di posisi ketiga. Dengan hasil ini, raihan poin Dimas yang bernaung di tim Merak Raja Dancer Racetech Ipone RCB Proliner KYB di klasemen akhir tidak mampu dikejar Kahfi. Hasil race kedua ini pun sekaligus menegaskan Dimas Juliatmoko sebagai juara nasional di kelas Oneprix 2 Novice.

“Terima kasih kepada tim Merak Raca Dancer dan juga orangtua saya. Alhamdulillah memang ini hasil yang saya targetkan sepanjang musim. Hari ini cuaca mendukung dan saya bermain sabar. Untuk tahun depan semoga saya bisa tampil lebih baik dan naik ke level yang lebih tinggi,” ucap Dimas.

Antusiasme warga Tasikmalaya dan pecinta balap motor untuk menyaksikan Grand Final Oneprix Indonesia Motorprix Championship 2022 juga sangat tinggi. Bahkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, turut hadir untuk menyaksikan secara langsung balapan dan memberikan piala untuk para juara Oneprix.

“Kehadiran saya ke sini selaku pimpinan di Jawa Barat sebagai bentuk dukungan untuk olahraga otomotif. Sangat luar biasa acaranya, pesertanya juga hebat-hebat, dan penontonnya banyak. Fasilitasnya juga bagus dari mulai kesehatan, toilet, kuliner dan penempatan pedagang tertata rapi sehingga ini sangat memperlihatkan kesiapan panitia yang sudah professional,” kata Uu.

“Harapan kami dari sini lahir atlet-atlet otomotif yang tidak hanya juara di daerah, tapi juara nasional maupun internasional yang akan membanggakan kita semua,” pungkasnya.

Editor : Asep Juhariyono

Follow Berita iNews Tasikmalaya di Google News

Bagikan Artikel Ini