VIDEO: Pegawai di Tasikmalaya Pingsan dan Meninggal saat Dibawa ke Puskesmas, Ini Penjelasannya

Asep Juhariyono
.
Kamis, 24 November 2022 | 13:14 WIB

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id – Seorang pegawai salah satu perusahaan swasta di Tasikmalaya pingsan meninggal dunia saat hendak bekerja, Senin (21/11/2022).

Korban diketahui bernama Mochamad Azis Taufan (55) warga DK Bandung, Desa Kendayan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Menurut kesaksian teman korban, Agus, saat mereka sedang duduk hp korban terjatuh. Ketika dilihat korban dalam kondisi sesak napas. Ia bersama sesama pekerja lainnya kemudian membawanya ke Puskesmas Mangkubumi. Namun, setibanya di puskesmas dan diperiksa oleh petugas medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Sesak, tahu-tahu hpnya jatuh saat lagi duduk. Pas dilihat sedang sesak napasnya. Langsung dibawa ke sini (puskesmas),” ujar Agus.

Ia menuturkan, korban bekerja sebagai suplayer dan ke kantor mau mengambil peralatan. sejauh ini korban tidak bilang sedang sakit kepada dirinya. Namun, dari informasi yang lain bahwa korban cerita bahwa memang sedang sakit.

“Dia sakit. Tapi gak bilang sakit sih ke saya mah. Cuma tadi kata bu Novi sempat mengeluhkan sakit. Kata sakit kelenjar tiroid,” tuturnya.

Saksi lainnya, Novi, mengatakan, korban memang terlihat kurus dan pucat. Korban sempat bilang sakit kelenjar tiroid. Tapi bilangnya sehat bahkan sambil merokok.

“Badannya awalnya gemuk tapi sekarang terlihat kurus. Katanya sakit kelenjar tiroid. Terakhir kerja kemarin dari Garut,” ujar Novi.

Kapolsek Mangkubumi Polres Tasikmalaya Kota Iptu Hartono membenarkan adanya seorang pekerja yang meninggal dunia di wilayah hukumnya. Ia menjelaskan, sekira pukul 11.30 WIB, saksi Agus bersama korban bermaksud untuk membawa alat kepada rekan korban di Perum Nangela, Mangkubumi.

Namun, ketika dalam perjalanan, korban tiba-tiba pingsan dan langsung dibawa ke Puskesmas Mangkubumi. Ketika sampai di puskesmas dan masih berada di dalam mobil, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter puskesmas yaitu dr Erli Nuramdan. Korban diduga meninggal dalam perjalanan ke puskesmas.

“Pada awalnya petugas piket menerima laporan ada orang yang sesak napas. Dia dari perusahaan yang berada di Mangin mau mengecek ke wilayah Nangela. Dia mengalami sesak napas dan dibawa ke puskesmas. Dan sampai puskesmas korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” kata Iptu Hartono.

Dari keterangan saksi-saksi yakni teman kerja korban, lanjut Hartono, korban memiliki riwayat sakit kelenjar tiroid. Korban juga sempat minum obat masuk angin di kantor sebelum pergi.

“Korban memang memiliki riwayat sakit kelenjar tiroid. Korban dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soekardjo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Editor : Asep Juhariyono
Bagikan Artikel Ini