Teknologi Semakin Pesat, Plt Disdik Kota Tasikmalaya Ucu Anwar Guru Harus Paham Teknologi Informasi

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar, menegaskan, bahwa dalam menjalankan tugas sebagai pendidik, guru harus dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang semakin maju.
Hal tersebut disampaikan Ucu, usai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025 sektoral Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya di RM Sambel Hejo, Jalan Mashudi, Kecamatan Tamansari, pada Rabu (21/2/2024).
Menurutnya, para pendidik tidak hanya diharapkan untuk mengikuti, tetapi juga menguasai perkembangan teknologi informasi, guna mendukung peran mereka dalam dunia pendidikan.
"Kemampuan dalam bidang ini harus ditingkatkan. Saat ini, seorang guru harus memiliki pemahaman tentang IT. Tanpa pemahaman tersebut, guru akan tertinggal dari perkembangan zaman," kata Ucu.
Ia menambahkan, pada 2025, guru-guru diharapkan memiliki pemahaman yang mendalam tentang berbagai teknologi agar dapat membimbing generasi mendatang menghadapi tantangan masa depan.
"Dengan demikian, mereka dapat mempersiapkan siswa untuk menghadapi perubahan yang akan terjadi 20 tahun ke depan," tambahnya.
Di sisi lain, Ucu juga menyoroti pentingnya sarana dan prasarana yang memadai. Dia menekankan bahwa selain peningkatan kapasitas guru, perbaikan infrastruktur sekolah juga merupakan hal yang krusial.
"Target pada tahun 2025 adalah memperbaiki sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan. infrastruktur yang baik akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi siswa serta guru," ujar Ucu.
"Data harus diperbaharui karena pada tahun 2024 sekitar 80 sekolah telah mendapatkan perbaikan, termasuk beberapa yang mendapat renovasi, rehabilitasi, dan pembangunan baru (RKB), tidak hanya untuk ruang kelas, tetapi juga fasilitas seperti ruang komputer dan laboratorium," tandasnya.
Editor : Asep Juhariyono