Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Politik Jelang Pemungutan Suara Ulang Memanas, Bupati Tasikmalaya Laporkan Wakilnya ke Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Masih Selidiki Identitas Sopir dan Penyebab Kebakaran Mobil Pick Up di Pasar Besi Tasikmalaya

Senin, 26 September 2022 | 08:34 WIB
  • author Heru Rukanda
Polisi Masih Selidiki Identitas Sopir dan Penyebab Kebakaran Mobil Pick Up di Pasar Besi Tasikmalaya
Polisi Masih Selidiki Identitas Sopir dan Penyebab Kebakaran Mobil Pick Up di Pasar Besi Tasikmalaya. Foto: Tangkapan Layar/IST.

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.idPolisi hingga kini masih menyelidiki sopir dan penumpang mobil pick up yang kabur saat kebakaran mobil di Jalan Mayagraha, Kampung Bojong Limus, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Minggu (25/9/2022) malam. 

Kapolsek Mangkubumi Inspektur Satu (Iptu) Hartono mengatakan, sopir dan seorang penumpangnya sampai saat ini masih belum diketahui identitas. 

"Sopir dan penumpangnya gak ada di lokasi. Meninggalkan mobil yang terbakar," kata Iptu Hartono, Senin (26/9/2022).

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, lanjut Iptu Hartono, sopir dan seorang penumpang mobil pick up yang terbakar sempat berusaha memadamkan api. Namun, lantaran api semakin membesar sopir dan penumpangnya tidak terlihat lagi di lokasi kejadian. 

"Pemadaman dilakukan oleh petugas damkar. Ada 2 unit mobil damkar yang diturunkan ke lokasi kebakaran," ujarnya. 

Ia menuturkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota guna olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari penyebab terjadinya kebakaran. 

Mobil pick up dengan nomor polisi D 8726 XF tersebut sempat mogok dan didorong oleh dua. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) mobil tiba-tiba mengeluarkan ledakan dan langsung muncul percikan api.

"Untuk penyebab pasti kebakaran masih didalami, dugaan sementara dari korsleting sistem kelistrikan mobil," ucapnya. 

Iptu Hartono menambahkan, bangkai kendaraan mobil pick up diamankan ke Polsek Mangkubumi. 

"Gak ada korban. Cuma kerugian materi saja diperkirakan mencapai Rp.30 juta," tambah kapolsek. 

 

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut