Seorang Ibu Curi Tabung Gas 3KG di Pasar Gegernoong Kota Tasikmalaya Terekam CCTV

Asep Juhariyono
.
Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:07 WIB
Tangkapan layar seorang ibu senga mencuri tabung Gas 3 kilogram di kios sembako di depan Pasar Gegernoong,Tamansari, Kota Tasikmalaya, terekam CCTV. (Istimewa)

TASIKMALAYA, iNews.id – Beredar sebuah video rekaman CCTV di Facebook di mana seorang ibu yang mengenakan kerudung hitam dengan baju pink dan rok putih, mencuri tabung gas 3 kilogram di sebuah kios sembako di depan Pasar Gegernoong, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.

Video yang diunggah oleh akun @Denis Dha Ttfc ke grup @FORUM WARGA TASIKMALAYA pada Rabu (13/10/2021) tersebut turut diberikan keterangan “Untuk memberikan efek jera.,maling 1 tabung gas melon 3Kg.,terekam cctv.,hati2 untuk para pedagang sembako.,”

Dalam video berdurasai 1 menit 8 detik tersebut, nampak pelaku diduga sedang membeli sembako di kios beras. Pelaku sempat melihat ke arah depan kios untuk mengecek situasi dan setelah dirasa aman, pelaku memasukan satu tabung gas 3 kilogram yang berada dipojok depan kios ke dalam kantong plastik hitam.

Sebelumnya, pelaku berpura-pura melihat minyak sayur kemasan botol yang diambil dari kantong plastik yang dibawanya, kemudian dimasukan ke dalam tasnya. Setelah itu, pelaku kemudian mengambil tabung gas 3 kilogram.

Pelaku kemudian mengambil kantong plastik hitam yang ada di dekat beras dan untuk menutupi tabung gas yang ia curi. Pelaku pun melenggang meninggalkan kios sembako dengan menenteng kantong plastik hitam berisi tabung gas 3 kilogram.

Menurut sang pengunggah video, kejadian pencurian tabung gas 3 kilogram tersebut terjadi pada Selasa (12/10/2021). “Kejadiannya sekitar jam setengah 10 kang,” ujar Denis saat dihubungi iNewsTasikmalaya.id, Rabu (13/10/2021).

Ia menuturkan, kios sembako tersebut baru pertama kali buka sehingga baru kali ini terjadi pencurian di kios tersebut. “ Sebelah toko saya kang. Semoga cepat ketemu orangnya dan disadarkan,” kata dia.

Sejak diunggah sekira 8 jam lalu, video rekaman CCTV tersebut turut dibanjir komentar dari warganet.

“Faktor Pailit,,, ekonomi sulit,,,Ada kesempatan,,, yang tadinya mau belanja malah mencuri,,,, aeh aeh euceu,,, teu karunyaeun klrga mun kenging rek kumaha,” tulis Randy Kurniawan.

“Efek dari ekonomi sulit ..apapun di lakukan demi isi perut miris ..wahai wakil rakyat liat lah rakyat mu kini seperti ini,” tulis Eriksa Setiawan.

“Dimana eta kajantenanna pa hj? Aya 2 kemungkinan, kebiasaan atau karena faktor kebutuhan.

Pami kebiasaan, harus diberi efek jera. Kalo faktor kebutuhan, kmh tah peran pamarentah setempat?,” kata Usman Arrasyid.

Editor : Asep Juhariyono
Bagikan Artikel Ini