VIDEO: Satu Korban Jembatan Ambruk di Tasikmalaya Belum Ditemukan, Tim SAR Lanjutkan Pencarian

Asep Juhariyono
.
Rabu, 23 November 2022 | 21:27 WIB

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id – Tim SAR gabungan lanjutkan proses pencarian satu korban jembatan ambruk di Kampung Leuwihaur, Desa/Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (15/11/2022). Korban diduga terbawa hanyut aliran anak Sungai Ciwulan.

Komandan Tim Basarnas Pos SAR Tasikmalaya, Yogi Prayogo mengatakan, jembatan penghubung Desa Cibalong dan Desa Parung, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, ambruk pada Senin (14/11/2022) malam.

Dalam musibah jembatan ambruk tersebut, ada 3 korban yang masuk ke lokasi ambruknya jembatan. 2 orang berhasil diselamatkan dan satu orang lain masih dalam proses pencarian.

“Sejak semalaman kami tim sar gabungan melakukan pencarian korban tapi belum ditemukan. Hari ini, pencarian korban dilanjutkan kembali dengan membagi 2 tim,” kata Yogi.

Menurutnya, pada pencarian hari kedua, pihaknya membagi tim sar menjadi 2 kru. Kru pertama difokuskan melakukan pencarian korban di sekitar lokasi material longsor jembatan ambruk. Sedangkan kru kedua difokuskan mencari korban dengan menyusuri Sungai Ciwulan.

“Kru pertama kita fokuskan di lokasi jembatan ambruk. Kita berupaya mengevakuasi material longsor dengan alat manual. Untuk kru kedua melakukan penyusuran di Sungai Ciwulan, karena ini (sungai) merupakan anak Sungai Ciwulan yang jaraknya sekira 100 meter dari lokasi kejadian,” ucapnya.

Ia menuturkan, kendala dalam pencarian korban yakni material longsor berupa bebatuan berukuran besar. Jika menggunakan alat berat dikhawatirkan akan menyebabkan getaran dan memicu pergerakan tanah dan terjadi longsor.

“Kendala kita itu material longsornya bebatuan besar. Gak mungkin juga menggunakan alat berat karena khawatir terjadi pergerakan tanah dan longsor lagi,” tuturnya.

Yogi menambahkan, jika dalam proses pencarian hari kedua ini tidak membuah hasil, maka pencarian akan dilanjutkan beberapa hari ke depan dan lokasi pencarian diperluas.

“Belum ada titik terang. Kalau hari ini belum ditemukan, besok pencarian diperluas hingga ke Sungai Ciwulan menggunakan perahu karet,” tandasnya.

Sebelumnya, jembatan penghubung Desa Cabalong dengan Desa Parung, tepatnya di Kampungn Leuwihaur, Desa/Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, ambruk, Senin (14/11/2022) malam.

Dalam insiden jembatan ambruk tersebut, tiga pengendara sepeda motor yang sedang melintas jatuh ke sungai. 2 orang berhasil diselamatkan, sementara satu orang lain hingga kini diduga terbawa hanyut air sungai.

Analis Kesiapsiagaan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Aam Muharam mengatakan, ambruknya jembatan penghubung 2 desa tersebut diduga lantaran tingginya intensitas hujan dan derasnya aliran sungai. Hujan mengguyur wilayah Tasikmalaya terjadi sejak Senin (14/11/2022) sore.

“Ini jembatan penghubung Desa Cibalong dengan Desa Parung. Jembatan ambruk diduga lantaran curah hujan yang cukup tinggi sejak sore,” kata Aam, Selasa (15/11/2022).

Ia menuturkan, jumlah korban yang terseret jembatan ambruk sebanyak 3 orang. Saat kejadian korban sedang melintasi jembatan dengan menggunakan sepeda motor. 2 korban berhasil diselamatkan warga dan satu orang lain masih dalam proses pencarian.

"Saat ini kita masih mencari satu korban lagi yang hilang,” ujarnya.

Menurutnya, ketiga korban sebelumnya melintasi jembatan tersebut. Namun, saat kembali korban terjerembab diduga karena lokasi yang memang gelap tidak ada pencahayaan.

"Korban mengendarai sepeda motor melewati jembatan, pas balik lagi jembatan sudah ambruk," pungkas Aam.

Editor : Asep Juhariyono
Bagikan Artikel Ini