get app
inews
Aa Text
Read Next : Jalur KA Ciamis-Manonjaya Tasikmalaya Kembali Beroperasi Setelah Perbaikan Rel Imbas Longsor

Puluhan Pekerja Dikerahkan Perbaiki Kontruksi Jalur Rel KA yang Terkena Longsor

Jum'at, 28 Maret 2025 | 21:07 WIB
header img
Puluhan pekerja melakukan perbaikan kontruksi jalur rel kereta yang terkena longsor yang terjadi di petak jalan antara Stasiun Ciamis dan Stasiun Manonjaya, pada Jumat (28/3/2025) malam. Foto: iNewsTasikmalaya.id/Kristian

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id - Puluhan pekerja melakukan perbaikan kontruksi jalur rel kereta yang terkena longsor yang terjadi di petak jalan antara Stasiun Ciamis dan Stasiun Manonjaya, pada Jumat (28/3/2025) malam.

Seperti diketahui, peristiwa rintang jalan gogosan ini terjadi pada Jum'at, sekira pukul 15.50 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan gangguan pada jalur kereta api, sehingga perlu dilakukan penanganan segera untuk memastikan kondisi jalur kembali aman untuk operasional kereta api. 

Pada proses perbaikan, setidaknya ada 70 petugas dari PT KAI Daop 2 Bandung yang dikerahkan. Sementara, aparat gabungan dari TNI-Polri, BPBD, dibantu warga dan unsur lainnya turut dikerahkan untuk melakukan perbaikan jalur guna mempercepat proses normalisasi layanan.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi yang meninjau peristiwa tersebut mengungkapkan, bahwa malam ini, pihaknya bersama stakeholder terkait melaksanakan pengamanan dalam rangka perbaikan jalur kereta api yang terkena longsor.

Di imana, kejadiannya terjadi pada pukul 15.50 WIB, tepatnya di Kampung Cikadut, Desa Cilangkap, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

"Sesuai dari informasi PT KAI bahwa pada pukul 23.00 rel kereta sudah bisa dilalui dengan kecepatan terbatas," kata AKBP Moh Faruk pada wartawan.

Faruk mengapreasiasi langkah yang dilakukan PT KAI atas akselerasi gerak cepat yang mengerahkan hampir 70 personelnya untuk melakukan perbaikan rel kereta api yang sempat terganggu akibag longsor.

"Menurut informasi PT KAI bahwa ada 3 masih menunggu di beberapa stasiun wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota, ada lima kereta api sedang menunggu perbaikan," ujarnya.

Menurut Faruk, longsor tersebut terjadi akibat diguyur hujan dengan instensitas tinggi.

"Kurang lebih 30 meter, kepedulian pihak kecamatan BBWS memberikan bantuan materil dan tenaga agar pelaksanaan perbaikan tanah longsor dilalui kereta api bisa berjalan dengan baik, cepat dan tidak terjadi hambatan yang signifikan," terang dia 

Perwakilan PT KAI Daop 2 Bandung, Satrio menyampaikn permohon maafnya kepada seluruh penumpang akibat adany peristiwa tersebut.

"Untuk pola pengaturan perjalanan kereta api, ada dua perjalanan yang memutar KAI Turangga dan Malabar. Seharusnya untuk relasi awalnya itu bandung, Tasik, Ciamis Banjar, dialihkan menjadi bandung, Cikampek melanjutkan perjalanan ke Cirebon sampai ke tempat tujuan dengan relasi KAI," kata Satrio.

Sebagai dampak dari kejadian ini, perjalanan Kereta Api Pangandaran (KA 128) diberhentikan di Stasiun Manonjaya dan KA Serayu (KA 284) diberhentikan di Stasiun Tasikmalaya. Untuk Pelanggan di KA Pangandaran dialihkan perjalanannya dengan menggunakan moda transportasi bus.

Editor : Asep Juhariyono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut