Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tebing Setinggi 15 Meter Longsor di Kota Banjar, Satu Rumah Rusak Tertimpa, Empat Lainnya Terancam
Advertisement . Scroll to see content

Tangis Nenek Adah Tumpah Saat Rumahnya yang Rusak Diterjang Longsor Ditengok Camat Sodonghilir Tasik

Kamis, 11 Januari 2024 | 21:53 WIB
  • author Indra Sanjaya
Tangis Nenek Adah Tumpah Saat Rumahnya yang Rusak Diterjang Longsor Ditengok Camat Sodonghilir Tasik
Tangis Nenek Adah Tumpah Saat Rumahnya yang Rusak Diterjang Longsor Ditengok Camat. Foto: iNewsTasikmalaya.id/Indra Sanjaya

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id - Nenek Adah (60), pemilik rumah yang rusak diterjang longsor di Kampung Cibarengkok, Desa Cikalong, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, tak kuasa menahan tangis saat ditemui camat, Kamis (11/1/2024).

Bagian dapur rumah milik Nenek Adah porak-poranda diterjang longsor dari tebing setinggi 20 meter dengan lebar 15 meter di belakang rumahnya, Rabu (10/1/2024).

Beruntung Nenek Adah bersama keluarganya selamat dari musibah, karena sudah mengungsi ke tempat aman saat longsor terjadi.

Namun, Nenek Adah mengaku bingung dari mana biaya untuk memperbaiki dapur yang porak-poranda, termasuk sejumlah peralatan rumah tangga dan alat memasak yang rusak tak sempat diselamatkan.

"Saya bingung dari mana biaya untuk memperbaikinya," tutur Nenek Adah menahan kesedihan, usai rumahnya ditengok Camat Sodonghilir, Uu Saeful Uyun, Kamis (11/1/2024).

Dinding bagian belakang dapur jebol menimpa peralatan memasak dan peralaran rumahbtangga lainnya. Kondisi dapur pun terancam ambruk. Warga berinisiatif menurunkan seluruh genting agar tak sampai ambruk.

Nenek Adah berharap ada bantuan pemerintah untuk memperbaiki dapurnya. Sementara Camat berjanji akan mengusulkan perbaikan ke Pemkab Tasikmalaya.

Seperti diketahui, Musibah tanah longsor melanda Kampung Cibarengkok, Desa Cikalong, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (10/1/2024) malam.

Dua rumah diterjang material longsoran yang jatuh dari tebing setinggi 20 meter dan lebar 15 meter. Jalan kampung pun langsung tertimbun.

Beberapa rumah lainnya terancam longsor susulan, sehingga penghuninya terpaksa ikut mengungsi dengan penghuni yanh rumahnya rusak.

Camat Sodonghilir Uu Saeful Uyun, mengungkapkan, musibah longsor terjadi menyusul hujan deras yang turun sejak Rabu (10/1/2024) pagi. "Beruntung tak ada korban dalam musibah tersebut," ujarnya, saat ditemui, Kamis (11/1/2024).

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut