Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BPBD Kota Tasikmalaya Raih Penghargaan Terbaik Posko Kolaborasi Siaga Bencana dari Pemprov Jabar
Advertisement . Scroll to see content

BPBD: 9 Kecamatan di Kota Tasikmalaya Mulai Krisis Air Bersih

Rabu, 20 September 2023 | 16:46 WIB
  • author Kristian
BPBD: 9 Kecamatan di Kota Tasikmalaya Mulai Krisis Air Bersih
BPBD: 9 Kecamatan di Kota Tasikmalaya Mulai Krisis Air Bersih. Foto: iNewsTasikmalaya.id/Kristian

TASIKMALAYA, iNewsTasikmalaya.id - Daerah yang terdampak musim kemarau atau kekeringan di Kota Tasikmalaya terus meluas. Pada kemarau tahun ini sejumlah wilayah di 9 kecamatan dari 10 kecamatan yang ada di Kota Tasikmalaya mengalami krisis air bersih.

Hal tersebut disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan, saat membuka Sosialisasi Penyusunan Kajian Risiko Bencana (KRB) di Ballroom Hotel Grand Metro, Jalan HZ Mustofa, Kecamatan Cihideung, Selasa (19/9/2023).

"Sekarang ini memang terus bertambah, udah di 9 kecamatan yang terkena kekeringan," kata Ivan.

Menurutnya, musim kemarau ini harus menjadi perhatian bersama dalam mengantisipasi dan menangani risiko-risiko dampak kekeringan ke depan.

Selain itu, Ivan menyebut, salah satu upaya yang saat ini akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya adalah dengan menanam pohon, yang mana hal itu sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

"Salah upaya kita menanam pohon, itu apa yang sudah disampaikan presiden, kalau gerakan ini dilakukan bersama InsyaaAllah ini bisa kita atasi," ucapnya. 

Di tempat terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar, menyampaikan, dari 9 kecamatan yang sudah mengalami kekeringan atau sulitnya mendapatkan bersih, hanya satu kecamatan yang masih terbilang aman dalam mendapatkan air bersih, yaitu Kecamatan Cihideung.

"Saat ini sudah ada 9 kecamatan, jadi kami yang biasa mendistribusikan air bersih itu satu harinya hanya 5 atau 6 tangki, kini bisa mencapai 8 tangki,"ucap Ucu, Rabu (20/9/2023) siang.

Ucu menambahkan, bahwa pada musim kemarau ini masyarakat diharapkan bisa menggunakan air dengan sebaik-baiknya.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut