Selain cabai, dijelaskan Jajang, kenaikan harga juga terjadi komoditas daging sapi yang ditaksir mencali Rp 14p ribu untuk kelas 1, untuk kelas 2 nya sekitar Rp 120-130 perkilo.
"Jenis ikan mujair posisi Rp 35 ribh perkilo, telor Rp 29 hingga rp 30 ribu perkilo. Harga-harga memang ada sedikit kenaikan jelang ramadhan, biasanya sekitar satu Minggu, nanti setelah Minggu pertama ramadhan ada penurunan kembali.
"Karena dalam hal ini konsumsi cukup besar juga jelang puasa. Kalau posisi minyak curah Rp 20 ribu, biasanya rp 18 ribu cukup mahal. Minyak kemasan ada kenaikan, Fortune arp 21 satu liter, dua liter Rp 40 ribu itu kelas biasa. Sanco 21 dan dua liternya Rp 41 ribu," sambungnya.
Di posisi bawang sendiri, dijelaskan Jajang, juga mengalami kenaikan seperti misalnya, bawang merah yang ini dikisaran Rp 35 ribu yang awalnya Rp 29 ribu perkilonya. Sedangkan, bawang putih naik jadi Rp 40 ribu perkilo.
"Untuk penyebabnya itu mungkin suplai barang, ketersediaan barang, karena banyak permintaan di pedagang termasuk di konsumen juga," tegasnya.
Juju Jubaedah (55), salah seorang pedagang membenarkan, bahwa sejumlah komoditas terutama cabai rawit domba mengalami kenaikan.
"Iyah betul ada kenaikan yang cukup signifikan. Cabai domba sekarang lagi mahal Rp 100 ribu, biasanya cuma Rp 60-70 ribu," ucap Juju.
Kendati harga-harga mengalami kenaikan, diterangkan Juju, masyarakat masih tetap banyak yang berbelanja. "Karena mungkin kebutuhan dan memang sudah tau bakal pada naik, masyarakat mau tidak mau tetap berbelanja," tandasnya.
Editor : Asep Juhariyono
Artikel Terkait